Kalap Makan Opor Saat Lebaran tapi Takut Kolesterol Naik? Jangan Khawatir, Lawan Pakai Makanan Ini

oleh

Uri.co.id – Pada hari lebaran atau Idul Fitri biasanya tersaji makanan yang sarat lemak jenuh seperti opor ayam, kari, gulai, dan rendang.

Apalagi setelah berpuasa sebulan tak sedikit yang menjadikan hari lebaran sebagai ajang balas dendam dengan menyantap makanan sepuas mungkin.

Melansir dari artikel berjudul 14 Makanan yang Terbukti Bisa Menurunkan Kolesterol yang ditinjau oleh dr Yusra Firdaus dari hellosehat.com, angka kolesterol normal yang disarabnkan adalah di bawah 200 miligram per desiliter (mg/dl).

Kadar HDL atau lemak baik adalah 60 mg/dl. Semakin tinggi kadar lemak baik maka semakin bagus juga untuk tubuh Anda.

Sementara kadar LDL atau lemak jahat yang aman adalah di bawah 100 mg/dl.

Untuk menurunkan kadar kolesterol jahat, Anda bisa menggunakan bahan-bahan berikut ini yang mudah ditemukan di rumah Anda.

1. Minyak zaitun
Buah zaitun dan minyaknya.

Buah zaitun dan minyaknya. (shutterstock)

Minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dan vitamen E.

Kedua nutrisi tersebut dapat menurunkan LDL kolesterol dan menaikan HDL.

Campurkan dua sendok minyak zaitun dan buah zaitun pada salad.

Ganti minyak goreng Anda dengan minyak zaitun.

2. Oatmeal

Oatmeal baik untuk kesehatan karena mengandung serat larut yang dapat menurunkan kadar LDL.

Selain itu, serat oatmeal dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah.

Mengonsumsi 10 gram serat oatmeal dapat mengurangi total kolesterol termasuk LDL.

3. Kacang kedelai
PENJUALAN KEDELAI MENURUN - Seorang pekerja memasukkan kacang kedelai ke dalam karung untuk ditimbang di salah satu toko kacang kedelai di Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung, Selasa (24/7). Penjulan kacang kedelai untuk bahan baku membuat tahu dan tempe selama sebulan terakhir di tempat ini turun hingga 30 persen. Hal tersebut dipicu naiknya harga kedelai asal Amerika tersebut menjadi Rp 7.600 - Rp 7.800 per kg dari harga sebelumnya Rp 6.500 per kg.

PENJUALAN KEDELAI MENURUN – Seorang pekerja memasukkan kacang kedelai ke dalam karung untuk ditimbang di salah satu toko kacang kedelai di Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung, Selasa (24/7). Penjulan kacang kedelai untuk bahan baku membuat tahu dan tempe selama sebulan terakhir di tempat ini turun hingga 30 persen. Hal tersebut dipicu naiknya harga kedelai asal Amerika tersebut menjadi Rp 7.600 – Rp 7.800 per kg dari harga sebelumnya Rp 6.500 per kg. (Gani Kurniawan)

Makanan yang bersumber dari kacang kedelai seperti tahu, tempe, oncom, susu kedelai atau kembang tahu mampu menekan LDL.

Hal tersebut terjadi karena kacang kedelai mengandung isoflavon.

Ketika mengolah makanan bersumber kacang kedelai hindari cara menggoreng.

4. Ikan salmon

Ikan salmon mengandung Omega-3 yang bermanfaat menurunkan LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL.

Selain mengandung Omega-3, ikan salmon juga mengandung EPA dan DHA yang sangat baik bagi kesehatan dan fungsi kerja organ jantung.

5. Kuaci tawar

Selain digemari sebagai cemilan, ternyata kuaci memiliki manfaat yang baik untuk tubuh.

Kuaci mengandung zat tembaga yang berperan dalam penurunan LDL.

Tubuh manusia butuh zat tembaga karena pola makan yang rendah asupan tembaga akan lebih rentan mengalami kenaikan kadar kolesterol LDL.

6. Alpukat

Buah hijau satu ini mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik.

Alpukat juga mengandung beta-sistosterol, sejenis lemak nabati yang berfungsi untuk mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan.

7. Jambu biji

Dalam jambu biji terkandung vitamin dan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel jantung dari radikal bebas.

Jambu juga bermanfaat sebagai salah satu buah penurun kolesterol.

8. Apel
Seorang wanita perut langsing pegang buah apel.

Seorang wanita perut langsing pegang buah apel. (shutterstock)

Tahukah Anda, kulit apel ternyata mengadung banyak manfaat.

Misalnya, manfaat kulit apel adalah membilas LDL dari tubuh.

Zat yang berkerja untuk melawan LDL adalah pektin.

Pektin akan menyerap kolesterol dan lemak jahat dari makanan dan mengeluarkannya lewat urin dan feses.

9. Jeruk

Jeruk yang kaya akan vitamin C itu mampu mencegah penumpukan LDL dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Selain itu, jeruk juga bisa mengikat kolesterol dari makanan yang dikonsumsi. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!