Gerebek Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri Pos Polisi Kartasura, Polisi Bawa 5 Kantong Barang Bukti

oleh

Uri.co.id, SUKOHARJO – Sebanyak lima kantong barang bukti dibawa polisi setelah menggeledah rumah Rofik Asharudin (22), pelaku bom bunuh diri, di Dukuh Kranggan Kulon RT 1 RW 2, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (4/6/2019).

Penggeledahan rumah Rofik dilakukan pada Selasa dini hari sejak pukul 01.15-03.15 WIB

Dilansir dari Uri.co.id, penggeledahan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, ditemani Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Mohammad Effendi.

“Kami menemukan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan apa yang ada di tempat kejadian,” ujar Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Namun Rycko tetap enggan merinci barang yang ditemukan oleh Densus 88 Antiteror, Tim Gegana, Inafis, dan Laboratorium Forensik Polda Jateng.

“Barang yang ditemukan harus diteliti dulu, kami tunggu hasilnya,” katanya.

Kades Wirogunan, Marjono mengatakan bahwa polisi menemukan kabel, arang, belerang, serbuk putih, alumunium sebesar jari, hingga alat penumbuk.

“Saya diminta ikut masuk ke rumah, hanya 15 menit di dalam rumah itu untuk menyaksikan penggeledahan,” katanya.

Lebih lanjut dia menekankan, barang-barang bukti itu ditemukan polisi di dalam lemari milik Rofik Asharudin (22) yang tinggal bersama orang tuanya itu.

“Barang-barang itu di dalam almari pakaiannya,” katanya. (Uri.co.id/Asep Abdullah Rowi)

Bom bunuh diri di depan pos polisi

Sebelumnya diberitakan, ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di  Pos Pengaman (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura milik Polres Sukoharjo, Senin (3/6/2019) pukul 23.00 WIB.

Dilansir dari Uri.co.id, bom bunuh diri meledak di depan Pospam yang terletak di persimpangan di simpang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo

Adapun seorang pelaku tampak tergeletak di depan Pospam dengan luka parah pada bagian pinggang hingga kaki.

“Iya benar, saya saat jaga di pos,” ungkap salah seorang polisi, Ary kepada Uri.co.id.

“Kejadian baru saja, sekitar pukul 23.00 WIB,” kata dia lewat pesan singkat.

Rofik Asharudin tergeletak di depan pos polisi

Seorang pria yang diidentifikasi sebagai Rofik Asharudin tergeletak di depan pos pantau lalu lintas Lebaran Polres Sukoharjo di Simpang Tiga Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (3/6/2019) malam, diduga pelaku peledakan.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel didampingi Pangdam IV/4 Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi saat memberikan keterangan pers di lokasi ledakan di Simpang Tiga Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019) dini hari.

“Satu orang menjadi korban yang diduga sebagai pelaku. Kita katakan sebagai pelaku karena bahan-bahan peledak semua menempel pada bagian tangan, pinggang, dan bagian kaki korban,” kata Kapolda, seperti dilansir dari Kompas.com.

Saat ini, sambung Kapolda, korban dalam kondisi kritis dan masih dalam perawatan di rumah sakit kepolisian Polda Jateng dan Polsek Kartasura.

“Sesuai dengan prosedur yang ada kami dari kepolisian sedang melakukan olah TKP untuk menentukan jenis dari pada bahan peledak. Kemudian komposisi, juga untuk mengetahui tentang profil dari pada si pelaku yang kita duga,” tandasnya.

Pascakejadian itu tidak ada korban lain, selain korban yang diduga pelaku peledakan di depan pos pantau lalu lintas lebaran Polres Sukoharjo.

Menurut Rycko pada saat kejadian ada tujuh orang petugas kepolisian yang sedang mengatur arus lalu lintas mudik. Selain itu ada empat petugas yang berada di dalam pos pantau.

“Alhamdulillah tidak ada korban baik petugas polisi maupun dari masyarakat,” katanya. (Uri.co.id/Asep Abdullah/Kompas.com/Rowi Labib Zamani Asep Abdullah Rowi)

Densus 88 Gerebek rumah Rofik Ashrudin

 Setelah bom bunuh diri meledak di Pos Polisi Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri langsung menggerebek rumah pelaku.

Berdasarkan penelusuran kepolisian, Rofik Ashrudin baru berumur 22 tahun dan merupakan warga Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Rumahnya tidak terlalu jauh dari lokasi meledakkan diri di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura. 
Densus 88 saat melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Pospam Kartasura, Selasa (4/6/2019) dini hari.

Densus 88 saat melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri di Pospam Kartasura, Selasa (4/6/2019) dini hari. (Uri.co.id/Putradi Pamungkas)

Jurnalis pun dilarang mengambil gambar rumah pelaku, Selasa (4/6/2019) dini hari.

Hanya boleh menunggu di gang masuk sekitar kediaman Rofik Ashrudin saat petugas Densus 88 melaksanakan tugas.

Rofik Ashrudin masih ditangani tim medis secara intensif di sebuah rumah sakit di Kota Solo.

Pelaku yang sengaja meledakkan diri itu masih hidup.

Dia menderita luka parah di bagian lengan kanan dan dada.

“Dia saat ini kritis, masih dalam perawatan di rumah sakit. Dokter dan tim medis berusaha menyelamatkannya,” ujar Irjen Rycko dalam keterangan pers di lokasi ledakan.

Mantan Gubernur Akpol ini tidak memberitahu nama rumah sakit yang menjadi lokasi pelaku bom bunuh diri dirawat.

Masih belum diketahui jenis bom yang diledakkan oleh si pengantin.  (Uri.co.id/Daniel Ari Purnomo) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!