Sebelum Jamu Persib Bandung, Semen Padang Curi Poin di Markas PSS Sleman

oleh

Uri.co.id- Sebelum menghadapi Persib Bandung di pekan ke-3 Liga 1 2019, Semen Padang mampu mencuri poin di markas PSS Sleman, Sabtu (25/5/2019).

Pada tengah pekan nanti, Rabu (29/5/2019), Semen Padang akan bertindak sebagai tuan rumah untuk menghadapi Persib Bandung.

Dalam laga malam ini, Semen Padang bahkan nyaris membawa pulang kemenangan dari markas PSS Sleman, Stadion Maguwoharjo.

Beruntung bagi tuan rumah karena mendapatkan hadiah penalti pada pertengahan babak kedua sehingga laga PSS Sleman vs Semen Padang berakhir imbang, 1-1.

Tim beralias Elang Jawa itu harus menjalani hukuman penutupan e selatan Stadion Maguwoharjo sebagai buntut kericuhan pada laga kontra Arema FC, pekan lalu.

Tanpa dukungan dari suporter e selatan, PSS Sleman gagal meraup tiga angka.

Sebaliknya, tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu dari sepakan Rosad Setiawan di babak pertama.

Bermain sebagai tuan rumah, PSS Sleman memegang kendali pertandingan sejak menit pertama.

Pada menit keenam tim Elang Jawa mendapat peluang melalui tendangan bebas tapi sundulan Alfonso de la Cruz masih melambung di atas gawang Semen Padang.

Dua menit berselang PSS Sleman kembali mengancam melalui tendangan bebas Brian Ferreira, namun kiper Semen Padang Teja Paku Alam masih cekatan menghalau bola.

 Semen Padang mengancam melalui serangan balik pada menit ke-20 yang masih belum mampu menggetarkan gawang PSS kawalan Ega Rizky.

Melalui serangan balik lagi Semen Padang membahayakan gawang PSS Sleman pada menit ke-29.

Pergerakan Karl Max dari sisi kiri dilanjutkan dengan cutback ke Dedi Hartono yang berdiri bebas di kotak penalti.

Namun kiper Ega Rizky sukses melakukan tepisan krusial yang menggagalkan peluang Semen Padang. Skor masih bertahan 0-0.

Pada menit ke-31 gawang PSS Sleman akhirnya jebol oleh serangan para pemain Semen Padang.

Memanfaatkan kesalahan pemain-pemain PSS Sleman, Rosad Setiawan melesatkan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok gawang Ega Rizky. PSS Sleman sementara tertinggal 0-1.

Tim Elang Jawa nyaris membalas pada menit ke-36, namun tendangan Haris Tuharea masih melenceng di kanan gawang Semen Padang.

Kedua tim masih terus menyerang, namun hingga babak pertama berakhir tak ada lagi gol tercipta.

Elang Jawa untuk sementara harus tertinggal dari Laskar Kabau Sirah. 

Memasuki babak kedua, PSS masih dominan melakukan serangan.

Pada menit ke-51 Yevhen Bokhashvili mendapat peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan Teja Paku Alam.

Eks kiper Sriwijaya FC itu sukses mematahkan sepakan Yevhen ke tiang depan.

Gawang Semen Padang terus dibombardir oleh para pemain PSS Sleman, namun kegemilangan Teja Paku Alam menggagalkan upaya Elang Jawa.

Peluang Kushedya Yudo, Yevhen Bokhashvili, dan Brian Ferreira sukses dimentahkan oleh penjaga gawang Semen Padang itu.

Pada menit ke-71 PSS mendapat hadiah penalti dari wasit Armyn Dwi karena dinilai ada pelanggaran yang dilakukan oleh Muhammad Rifqi kepada Kushedya Yudo di kotak penalti.

Brian Ferreira yang menjadi algojo dengan tenang melaksanakan tugasnya. Skor pun berubah menjadi imbang 1-1.

Di sisa pertandingan, PSS Sleman makin menggencarkan intensitas serangan.

Akan tetapi, tak ada tambahan gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

Bagi PSS Sleman, hasil imbang ini membuat mereka tertahan di peringkat keempat Liga 1 2019 dengan empat poin dari dua pertandingan.

Adapun bagi Semen Padang, ini adalah poin pertama mereka di Liga 1 2019 mengingat sebelumnya Laskar Kabau Sirah dikalahkan oleh PSM Makassar.

PSS Sleman 1-1 Semen Padang (Brian Ferreira 73′-pen / Rosad Setiawan 31′)

SUSUNAN PEMAIN

PSS Sleman (4-3-3): 21-Ega Rizky; 3-Bagus Nirwanto, 14-Alfonso de la Cruz, 22-Purwaka Yudi, 18-Jajang Sukmara; 8-Nerius Alom (6-Wahyu Sukarta 62′), 32-Brian Ferreira, 92-Dave Mustaine; 12-Haris Tuharea (15-Rangga Muslim 82′), 99-KH Yudo (7-Ricky Kambuaya 90+2′), 10-Yevhen Bokhashvili.

Pelatih: Seto Nurdiantoro

Semen Padang (5-4-1):12-Teja Paku Alam; 22-Agung Prasetyo, 23-Shukurali Pulatov, 27-Dedi Gusmawan, 55-Muhammad Rifqi (15-Leo Guntara 80′), 90-Boas Atururi; 6-Fridolin Kristof Yoku, 31-Rosad Setiawan (30-Jose Sardon 74′), 10-Dedi Hartono (14-Riski Novriansyah 87′), 88-Irsyad Maulana; 9-Karl Marx Barthelemy.

 
Pelatih: Syafrianto Rusli ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!