PPDB SMP Negeri Kota Bandung Sediakan Kuota Jalur Prestasi, Ini Syaratnya

oleh

Uri.co.id, BANDUNG – Pada penerimaan peserta didik baru (PPDB 2019), SMP Negeri di Kota Bandung menyediakan kuota jalur prestasi sebanyak 5 persen.

Dari 5 persen jalur prestasi tersebut terbagi menjadi, yakni 2,5 persen untuk prestasi akademik dan 2,5 pesen lagi untuk prestasi non akademik.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Mia Rumiasari, mengatakan PPDB jalur prestasi digelar untuk mengapresiasi para calon peserta didik yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

“Calon peserta didik mendaftar lewat jalur prestasi ini dapat memilih satu sekolah negeri di dalam atau di luar zonanya,” ujar Mia Rumiasari, kepada Jabar, saat ditemui di Hotel Grand Pasundan Bandung, belum lama ini.

Kendati demikian, Mia mengatakan ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

1. Bagi calon peserta didik yang akan menggunakan prestasi akademik, harus menyerahkan Sertifikat Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (SHUSBN).

2. Bagi calon peserta didik yang akan menggunakan prestasi lomba-lomba atau non akademik, memperlihatkan sertifikat atau penghargaan asli.

3. Menyerahkan salinan sertifikat atau surat keterangan yang dilegalisasi oleh sekolah asal.

4. Menyerahkan surat keterangan tingkat kejuaraan (kota, provinsi, nasional, atau internasional) dari pihak penyelenggara, pengurus cabang, atau pihak sekolah yang bersangkutan.

Mia menjelaskan mengenai penempatan pada jalur prestasi ini, nilai ujian didasarkan pada pemeringkatan nilai hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Untuk penempatan jalur prestasi perlombaan didasarkan pada pemeringkatan skor total penghargaan atau sertifikat kejuaraan pada bidang yang sama,” ujarnya.

Mia menyontohkan sertifikat perlombaan tingkat nasional yang diakui, di antaranya Olimpiade Sains Nasional, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, Pekan Olahraga Pelajar Nasional, serta MTQ.

Selain itu, SMP negeri di Kota Bandung juga menerima siswa yang berprestasi dalam ajang yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Agama.

“Dari bidang-bidang tersebut, dapat diterima langsung sebagai peserta didik baru pada sekolah sesuai dengan bidang yang dikembangkannya dan ketersediaan di sekolah terkait,” ujarnya.

Jika saat seleksi terdapat lebih dari satu calon peserta didik yang memiliki skor sama, maka siswa pendaftar yang memiliki tempat tinggal lebih dekat dari sekolah yang akan dipilih.

Jika lebih dari satu calon peserta didik memiliki skor jarak sama, maka calon peserta didik yang dipilih adalah yang mendaftar lebih awal. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!