Prabowo Subianto Kemungkinan Tak Akan Menggugat ke MK, Fadli Zon: Rakyat yang akan Bersikap

oleh

Prabowo Subianto Kemungkinan Tak Akan Menggugat ke MK, Fadli Zon: Kami Serahkan ke Masyarakat untuk Bersikap

Uri.co.id, JAKARTA – Apakah pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan melakukan gugatan sengkepa Pemilu 2019 atau Pilpres 2019 ke Mahkah Konstitusi (MK)?

Pasca-Pilpres 2019, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kerap mengungkapkan ke publik bahwa penyelanggaraan Pilpres 2019 diwarani dengan banyak kecurangan.

Bahkan beberapa hari lalu, Prabowo Subianto mengatakan akan tidak mengakui hasil Pilpres 2019 hasil hitung KPU. Alasannya, ada banyak kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Kepastian menggugat ke MK belum ada.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengeluarkan pernyataan tentang kemungkinan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi ( MK) terkait hasil Pilpres 2019.

Fadli Zon mengatakan, rencana mengajukan atau tidak mengajukan gugatan ke MK baru sebuah kemungkinan.

Kepastiannya akan disampaikan secara langsung oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

“Kemungkinan besar tentu tidak akan ke MK dengan catatan dari pemilu yang lalu ya. Nanti akan kita lihat. Nanti pasti finalnya akan dinyatakan oleh paslon,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/5/2019).
Sandiaga Uno dan Fadli Zon

Sandiaga Uno dan Fadli Zon (Kolase Jabar (Kompas))

Meski akan diputuskan langsung oleh Prabowo-Sandiaga, Fadli mengatakan pengalaman gugatan ke MK pada Pilpres 2014 akan menjadi pertimbangan.

Ketika itu bukti-bukti yang dibawa pihak Prabowo tidak didalami oleh MK. 

“Bahkan waktu itu hard evidence sudah disiapkan, bahkan untuk materainya saja habis bermiliar-miliar waktu itu,” kata dia. 

Jika pada akhirnya tidak menggugat ke MK, Fadli Zon mengatakan pihaknya akan menyerahkan kepada masyarakat untuk bersikap.

Namun, dia tidak menjelaskan apa yang akan dilakukan masyarakat setelah selesai penghitungan nanti.

“Rakyat yang memiliki sikap. Itu kan ada yang memilih, yang memilih tentu mempunyai sikap terhadap itu, yang memilih kan puluhan juta,” kata dia. 

Sebelumnya, Capres Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

“Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang,” ujar Prabowo saat berbicara di acara ‘Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019’ di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa lalu.

Pilihan Tak Menggugat ke MK Menguat

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Priyo Budi Santoso menuturkan, pihaknya belum memutuskan langkah apa yang akan diambil setelah menolak hasil pilpres 2019.

Priyo Budi Santoso mengatakan, BPN masih mempertimbangkan dua opsi setelah penetapan hasil pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni mengajukan gugatan sengketa ke MK atau tidak.

“Per hari ini belum ada keputusan BPN dan saya baru diskusi dengan pak Djoko Santoso, per hari ini memang BPN belum mengambil keputusan bagaimana tentang laporan ke MK,” ujar Priyo saat dihubungi, Jumat (17/5/2019).  

“Keputusan apakah nanti jadi kita laporkan ke MK atau tidak nanti pada saatnya akan diputuskan,” ucapnya. 

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Priyo Budi Santoso
Kendati demikian, menurut Priyo, opsi untuk tidak mengajukan gugatan sengketa hasil pilpres ke MK semakin menguat.

Priyo mengatakan, memang ada pihak-pihak yang menyarankan agar BPN tidak perlu mengajukan gugatan. 

“Opsi tidak ke MK itu juga menguat, tapi itu belum diputuskan. nanti akan diputuskan,” kata Sekjen Partai Berkarya itu. 

Priyo juga mengatakan, BPN belum merencanakan langkah apa yang akan diambil jika tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Priyo menegaskan, langkah untuk tidak mengajukan gugatan ke MK merupakan salah satu bentuk protes BPN Prabowo-Sandi terkait dugaan kecurangan yang terjadi selama pilpres.

“Tidak mengajukan ke MK kan juga sebagai salah satu bentuk protes kami,” ujar Priyo Budi Santoso.

“Dikritik atau tidak dikritik kami harus punya sikap terhadap praktik demokrasi kita pada saat ini yang hancur-hancuran dibanding dengan pemilu-pemilu sebelumnya,” tambahnya.

Sia-sia Saja

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil Pilpres 2019 yang ditetapkan oleh KPU.

Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

Prabowo Subianto mengatakan, selama ini pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) telah mengumpulkan bukti terkait dugaan kecurangan yang terjadi.

Permasalahan daftar pemilih tetap fiktif, politik uang, penggunaan aparat, surat suara tercoblos hingga salah hitung di website KPU menjadi sorotan BPN.

Hal senada juga diungkapkan Ketua BPN Djoko Santoso. Menurut dia, seluruh dugaan kecurangan itu sudah dilaporkan oleh BPN sejak awal, namun tak pernah ditindaklanjuti.

“Beberapa waktu lalu kami sudah kirim surat ke KPU, tentang audit terhadap IT KPU, meminta dan mendesak di hentikan sistem penghitungan suara di KPU yang curang, terstruktur dan sistematis,” kata Djoko Santoso. 

Kendati menolak hasil Pilpres 2019, kubu Prabowo-Sandiaga enggan untuk mengajukan gugatan sengketa ke MK.

Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyatakan dalam hal terjadi perselisihan penetapan perolehan suara hasil Pilpres, pasangan calon dapat mengajukan keberatan kepada MK dalam waktu paling lama tiga hari setelah penetapan oleh KPU.

Anggota Dewan Pengarah BPN Fadli Zon mengatakan, pihaknya tidak akan menempuh jalur tersebut karena merasa sia-sia dan tidak yakin MK dapat menyelesaikan sengketa hasil perolehan suara pilpres.

 Uri.co.id  Makin Menguat, Opsi BPN Tak Ajukan Gugatan Hasil Pilpres ke MK Terkait Hasil Pilpres, http://www.Uri.co.id/pilpres-2019/2019/05/17/makin-menguat-opsi-bpn-tak-ajukan-gugatan-hasil-pilpres-ke-mk-terkait-hasil-pilpres?

Penulis : Jessi Carina
Uri.co.id  Fadli Zon: Kepastian Gugat MK atau Tidak Akan Disampaikan Prabowo dan Sandiaga ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!