Hangatnya Perlakuan SBY Saat Ani Yudhoyono Berjalan Pelan, Kondisi Kesehatan Terkini Makin Membaik

oleh

Uri.co.id – Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) menemani istrinya, Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan intensif di National University Hospital, Singapura.

Salah satu kegiatan yang tengah dijalani Ani Yudhoyono adalah berolahraga ringan seperti berjalan di dalam rumah sakit.

Adapun Ani Yudhoyono tampak berjalan santai di taman dalam gedung.

Hal tersebut dikabarkan oleh menantunya, Annisa Pohan melalui postingan video di Instagram Story.

Taman tersebut berada di bagian atas gedung rumah sakit.

Terdapat pepohonan hijau dan kolam ikan.

Terlihat Ani Yudhoyono mengenakan pakaian pasien berjalan pelan.

Tangan kanannya menggenggam ponsel.

Sementara SBY berjalan agak di belakang Ani Yudhoyono.
Ani Yudhoyono dan SBY di rumah sakit

Ani Yudhoyono dan SBY di rumah sakit (Instagram/@annisayudhoyono)

Meski sudah tak muda lagi, bukan berarti SBY dan Ani Yudhoyono sudah tak romantis.

Buktinya dalam video yang di posting Annisa Pohan, SBY mengelus mesra tenguk Ani Yudhoyono yang berjalan pelan.

Sambil berjalan, Ani Yudhyono melihat ke arah pohon hijau.

Ani Yudhoyono juga menikmati taman dan ikan di dalam kolam.

Ia memperhatikan ikan yang berwarna putih.

Tak lupa, Ani Yudhoyono mengabadikan momen tersebut dengan ponsel yang dibawanya.
perlakuan hangat SBY kepada Ani Yudhoyono

perlakuan hangat SBY kepada Ani Yudhoyono (Instagram/@annisayudhoyono)

Ani Yudhoyono memang memiliki hobi fotografi.

Kesehatan Ani Yudhoyono sudah membaik dari sebelumnya.

Ia diizinkan berolahraga ringan.

Selain itu, Ani Yudhoyono juga menikmati udara dan pemandangan di luar rumah sakit.

Ia tampak gembira, tangannya direntangkan lebar.

Saat menikmati pemandangan di luar rumah sakit, Ani Yudhoyono menggunakan kursi roda.

SBY menjadi orang yang mendorong kursi roda tersebut.

Annisa Pohan juga terlihat di samping sang mertua.

Ia juga mengabadikan momen berdua SBY dan Ani Yudhoyono.
Istri SBY, Ani Yudhoyono kabarkan soal penyakit yang dideritanya.

Istri SBY, Ani Yudhoyono kabarkan soal penyakit yang dideritanya. (Kolase Jabar (Instagram/aniyudhoyono))

Salah satu foto terlihat SBY menggenggam erat tangan Ani Yudhoyono.

Kondisi kesehatan Ani Yudhoyono sempat menurun.

Hal tersebut disampaikan oleh istri Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Aliya Rajasa.

Di foto yang diposting Aliya Rajasa, wajah Ani Yudhoyono terlihat pucat dan di beberapa tempat terdapat bintik hitam.

Bintik hitam itu muncul di bagian jidat, pipi, dan di bawah mata.

Ukuran bintik hitam tak begitu besar namun lebih besar dari tahi lalat.

Bibir Ani Yudhoyono juga terlihat pucat.

Bisa jadi bintik hitam tersebut merupakan efek samping dari pengobatan kemoterapi yang dijalani Ani Yudhoyono.

Hal tersebut juga terjadi pada Ustaz Arifin Ilham ketika menjalani kemoterapi karena mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 4A.

Melansir artikel yang ditulis Dr Endi Novianto, SpKK dari laman Rumah Sakit Medistra, salah satu efek samping kemoterapi adalah gangguan kulit.
Ani Yudhoyono

Ani Yudhoyono (Instagram/aniyudhoyono)

Gangguan kulit bisa berupa kulit kering, erupsi obat alergi, fotosensitivitas, hiperpigmentasi, kelainan kuku, dan kelainan rambut.

Semua obat yang diberi atau masuk ke dalam tubuh dapat memancing reaksi kulit.

Ada yang bersifat ringan maupun serius hingga mengancam jiwa.

Kelainan kulit akibat obat secara garis besar terbagi menjadi dua , yaitu rekasi toksik dan reaksi alergi.

Reaksi alergi tidak tergantung dosis melainkan jenis obat yang dikonsumsi.

Sementara reaksi toksik bergantung pada dosis obat dan bila dihentikan kelainan kulit dapat membaik.

Nah, salah satu efek samping kemoterapi adalah hiperpigmentasi yang diduga dialami oleh Ani Yudhoyono.

Hiperpigmentasi adalah berubahnya warna kulit menjadi lebih gelap dari pada sebelumnya.

Beberapa obat kemoterapi seperti alkylating agent dan antitumor antibodi dapat menyebabkan perubahan warna kulit menjadi gelap.

Perubahan warna kulit biasanya terjadi setelah tiga minggu dimulainya pengobatan.

Bintik hitam atau hiperpigmentation yang diduga dialami Ani Yudhoyono dapat hilang.

Namun memakan waktu cukup lama, yakni 10-12 minggu atau 3 bulan setelah konsumsi obat digentikan.

Melansir dari Chemocare, beberapa obat juga akan menyebabkan perubahan pada kuku, penggelapan lidah, gusi, dan jari.

Tercatat, hiperpigmentasi terjadi pada area tubuh yang diberi penekanan seperi daerah yang diberi selotip atau diperban.

Perubahan warna kulit tersebut dilaporkan terjadi pada pasien yang mengonsimsi cyclophosphamide, cisplatin, ifosfamide, thiotepa, docetaxel, dan etoposide.

Tak hanya itu, hiperpigmentasi muncul pada beberapa obat seperi fluorouracil, vinorelbine, dan lainnya.

Bila obat tersbeut diberikan melalui infus maka akan menyebabkan penggelapan jalur vena di lengan.

Namun penggelapan tersebut juga masih bisa hilang.
Ani Yudhoyono, istri SBY sempat ke ICU.

Ani Yudhoyono, istri SBY sempat ke ICU. (Kolase Jabar (Instagram/aniyudhoyono))

Penyebab hiperpigmentasi belum diketahui secara langsung.

Tapi mungkin merupakan reaksi toksik, stimulasi melanosit, dan perubahan post inflamasi.

Meski bisa hilang secara perlaha namun, terkadang hiperpigmentasi itu bersifat permanen. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!