Tabrakan Maut di Cidaun Cianjur, Polisi Pemilik Honda Jazz Akan Diperiksa, Sopir Akan Tes Urine

oleh

Uri.co.id, CIANJUR- Sebuah mobil Honda Jazz bernomor polisi D 1722 GX oleng dan menabrak empat remaja yang sedang nongkrong di pinggir jalan Raya Cidaun kilometer 1 Kampung Babakan Garut RT 01/07, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Sabtu (12/5/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Akibatnya, dua orang meninggal dunia di tempat yakni Hermawan (13), Pasal (15), dan Anwas (11) meninggal di puskesmas. Satu orang mengalami luka kritis yakni Lingga (14). Mobil juga sempat menyeret Honda Beat yang terparkir di pinggir jalan.

Sopir Honda Jazz AR (25) sempat melarikan diri tapi akhirnya ditemukan warga dan langsung diamankan oleh pihak kepolisian.

Seorang warga Diki Ismail (38), mengatakan tak melihat langsung kejadiannya tersebut namun dari keterangan warga mobil Honda Jazz tersebut melaju kencang dan oleng sehingga menyerempet ke kiri persis kepada sekelompok remaja yang sedang nongkrong.

“Belum jelas apa penyebabnya pengemudi mobil Honda Jazz mengendarai kendaraannya dengan oleng entah dalam keadaan apa yang jelas menurut warga melihat mobil melaju kencang dan oleng lalu menyerempet dan menabrak anak-anak juga motor yang sedang nongkrong di pinggir jalan raya,” katanya.

Ia mengatakan, korban luka-luka serius sekarang masih dirawat di Puskesmas Cidaun.

“Pengemudi diduga sempat melarikan diri sehingga warga kesal dan geram, akhirnya mobil dirusak dan dibakar sama warga, setelah beberapa jam pelaku akhirnya ditemukan warga lalu diamankan oleh pihak kepolisian,” katanya.

Seorang warga lainya Soleh Budiman (35), berharap pelaku diproses secara hukum yang berlaku sebab sudah mengakibatkan tiga orang anak meninggal dunia dan 2 orang lainya mengalami luka luka serius.

“Kami berharap kepada penegak hukum polsek Cidaun polres Cianjur, minta pengemudi mobil diproses secara hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah yang datang ke Cidaun mengatakan tersangka AR sudah diamankan dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang ada.

Kapolres mengatakan, terkait dengan kepemilikan kendaraan mobil Honda Jazz memang benar milik salah satu anggota polsek Cidaun yang katanya dipinjamkan kepada si tersangka.

“Terkait dengan adanya dugaan keterlibatan anggota nanti akan diperiksa di provos apakah memang itu ada keteledoran dari anggota atau tidak,” katanya.

Kapolres memberikan santunan untuk tiga keluarga korban meninggal.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian yang serupa,” katanya.

Kapolres mengatakan, akan memperdalam apakah tersangka mengunakan narkoba atau dalam pengaruh minum minuman keras.

Menurutnya, pengemudi akan di-tes urine. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!